Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pembelajaran Ipa jenis Daun Dengan Pemanfaatan Alam Sekitar di kelas IV MI Sambijajar Nafsi, Filzatun; Tohari, Kamim; Ulvia Fatkurin Fuad
Islamic Elementary School (IES) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlatul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/ies.v3i2.617

Abstract

Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan oleh guru dan siswa untuk menumbuhkan dan mengembangkan wawasan, kreativitas, serta pola pikir siswa tentang suatu ilmu pengetahuan. Pembelajaran IPA di Madrasah Ibitidaiyah Sambijajar hanya mengacu kepada buku. Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui perbedaan kegiatan pembelajaran di kelas dan kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan alam sekitar khususnya pada materi jenis daun. Metodologi yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan pemanfaatan alam sekitar dalam materi jenis-jenis daun siswa tidak hanya hafal secara teori, tetapi mereka akan mudah mengingat sesuai dengan bentuk, nama dan ciri yang spesifik mereka temukan. Keyword: Pembelajaran, Alam Sekitar
PENERAPAN PENDEKATAN COMPUTATIONAL THINKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI GEOMETRI PESERTA DIDIK KELAS IV MI Intan Kuswari, Retno; Shofiyah, Siti; Nafsi, Filzatun
PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Vol 7 No 2 (2025): PREMIERE: Journal of Islamic Elementary Education
Publisher : Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jp.v7i2.1309

Abstract

This study focuses on enhancing the Problem Solving skills of fourth-grade students at MI Tarbiyatussibyan for the 2025/2026 academic year through the integration of a Computational Thinking approach in Geometry. The research employed a qualitative Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, with each cycle encompassing planning, implementation, evaluation, and reflection. The instructional process incorporated Computational Thinking phases, specifically tinkering, creating, debugging, persevering, and collaborating. Success indicators were assessed based on George Polya’s four steps of problem-solving. Data were collected through tests, interviews, and observations, and subsequently analyzed using qualitative descriptive methods. The results demonstrated positive progress: in Cycle I, two aspects met the average standard, increasing to four aspects in Cycle II. Consequently, it can be concluded that the Computational Thinking approach is effective in enhancing students' Problem Solving abilities. Keywords: Computational Thinking, Problem Solving, Geometry
Pemikiran Al-Farabi dan Relevansinya dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar Nafsi, Filzatun; Salik, Mohamad; Widianto, Suheri
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 2 (2025): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/awwaliyah.v8i2.4279

Abstract

Primary education that predominantly emphasizes cognitive achievement has led to a gradual degradation of character education. Consequently, the educational system risks producing graduates who are intellectually capable but morally fragile. This study aims to examine and propose a conceptual framework derived from the thoughts of the Muslim philosopher Al-Farabi as a philosophical foundation for revitalizing the primary education curriculum toward the formation of a holistic human being. This research employs a qualitative method with a library research approach, in which data from Al-Farabi’s primary works and relevant secondary literature are analyzed through descriptive-philosophical analysis. The findings reveal that Al-Farabi’s educational thought is holistic in nature, emphasizing the ultimate goal of attaining true happiness (sa‘adah) through the balance between intellectual cultivation (‘aql) and moral excellence (khuluq). His concept of integrating theoretical sciences (logic, metaphysics) and practical sciences (ethics, politics), along with the central role of the teacher as a moral exemplar, holds significant relevance for addressing the persistent dualism between cognition and character in modern education. The study concludes that Al-Farabi’s philosophy can be actualized through a curriculum that harmonizes philosophical, pedagogical, and curricular dimensions, thereby nurturing a generation that is not only intellectually superior but also morally upright and socially conscious.
Pendampingan Integrasi Twin Towers dalam Pendidikan Inklusif untuk Penguatan Nilai Humanis dan Spiritual Nafsi, Filzatun; Mukaffa, Zumrotul
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/4e5xfb80

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman peserta didik serta penguatan nilai kemanusiaan dan keadilan. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai calon guru memiliki peran strategis dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang humanis dan berlandaskan nilai spiritual. Namun, pemahaman mahasiswa terhadap pendidikan inklusif masih cenderung bersifat konseptual dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan integrasi paradigma Twin Towers dalam pendidikan inklusif guna memperkuat nilai humanis dan spiritual mahasiswa PGMI UIN Sunan Ampel Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif melalui kegiatan penyampaian materi, diskusi interaktif, analisis studi kasus, pendampingan penyusunan rancangan pembelajaran, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep pendidikan inklusif berbasis nilai humanis dan spiritual, serta kemampuan mengintegrasikan paradigma Twin Towers dalam perencanaan pembelajaran. Mahasiswa juga menunjukkan sikap empatik, inklusif, dan menghargai keberagaman peserta didik. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa modul atau panduan pembelajaran yang dapat digunakan sebagai bahan ajar pendukung. Dengan demikian, pendampingan ini berkontribusi dalam penguatan kompetensi pedagogik, sikap, dan nilai spiritual mahasiswa PGMI serta berpotensi menjadi model pengembangan pendidikan inklusif berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.
IMPLEMENTASI KARAKTER SOPAN SANTUN MELALUI PROGRAM TAHFIDZ KELAS VI DI MI AL QUR’AN JABALKAT TULUNGAGUNG Nafsi, Filzatun; Retno Intan Kuswari; Muhammad Saiqul Huda
JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Desember
Publisher : STAI KH. Muhammad Ali Shodiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/jipski.v1i1.94

Abstract

Islamic education institution has an important role in forming future generations especially in character education. In this study, researcher will discuss character education of politeness. Politeness is the main character and even this is a basic in forming the personality of students well. The research method used in this study is qualitative descriptive. Data collection techniques in this study is observation, interview and documentation. The results showed that character education of politeness in tahfidz program can be carried out with various habituations. Continuing habituation will form the character of politeness towards the children which will indirectly have Islamic personalities.
PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI MELALUI KEGIATAN LITERASI DI MI AL QUR’AN JABALKAT Nafsi, Filzatun; Retno Intan Kuswari
JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 2 No 1 (2024): Desember
Publisher : STAI KH. Muhammad Ali Shodiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/jipski.v2i1.258

Abstract

Literacy activities is a way for students to recognize, understand and apply the knowledge they have acquired during the learning process. Literacy activities can develop vocabulary and knowledge in various things. Teachers are not only educators, but also mediators, learning resources, facilitators, models and role models. Researchers maximize this literacy activity through poetry writing activities in Indonesian language classes. The researcher aims to determine the role of teachers in learning to write poetry through literacy activities at the elementary school. This research uses a qualitative descriptive approach. Literacy activities in learning to write poetry can increase students' self-confidence. Students will produce their own written works. Teachers provide encouragement or motivation so that they not only read but also write in literacy activities. The teacher will also be a facilitator for them so that their works are interesting and can be read by many people. This is evidenced by the existence of a poetry anthology entitled Persembahan Untuk Para Pejuang Negri and Karya Untuk Negriku.
PELATIHAN PENINGKATAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK DI ERA DIGITAL DI MI AL QUR’AN JABALKAT Nafsi, Filzatun; Retno Intan Kuswari; Ulvia Fatkurin Fuad; Muhammad Fathur Ro’uf; Muhammad Saiqul Huda
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v1i1.101

Abstract

Era digital akan selalu beriringan dengan perkembangan teknologi. Semua kalangan masyarakat merasakan akan adanya perkembangan teknologi tersebut. Perkembangan teknologi juga membawa dampak terhadap pola asuh anak khususnya dalam dunia pendidikan. Orang tua harus memiliki kesadaran dalam pola pengasuhan anak dan harus memiliki arah yang tepat agar anak mampu berkomunikasi, berinteraksi dan bersosialisasi serta mampu berkembang dengan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah service-learning. Metode ini menyediakan sebuah materi, dan disampaikan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pada penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa orang tua sebaiknya memahami perkembangan teknologi secara baik, memiliki kesadaran dan memperhatikan dampak perkembangan teknologi terhadap anak. Sehingga pola asuh yang diterapkan mempunyai kebijakan tanpa menghambat potensi dan bakat yang dimiliki oleh anak.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL PADA KELOMPOK PEREMPUAN FATAYAT NU SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG Nafsi, Filzatun; Retno Intan Kuswari; Ly Ana Rojil
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v2i1.287

Abstract

Perempuan merupakan bagian penting suatu bangsa dan harus memiliki kecerdasan literasi digital. Saat ini, kemajuan peradaban bangsa menekankan pada penguasaan literasi digital dalam segala aspek kehidupan, terutama peningkatan kualitas literasi digital para perempuan. Begitu besar andil perempuan dalam pembangunan generasi penerus bangsa, ditengah-tengah berbagai hambatan yang dihadapi, seperti masih rendahnya kualitas pengetahuan dan keterampilan perempuan karena rendahnya tingkat pendidikan. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan jenis pengabdian melalui pelatihan, penyuluhan dan pendampingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manfaat pelatihan digital di dalam masyarakat perdesaan dalam meningkatkan literasi teknologi. Hasil dari penelitian ini, ibu–ibu yang tergabung dalam jamaah fatayat NU menjadi lebih mengerti tentang arti literasi digital, mempraktekkan pengetahuanya terhadap literasi digital dan lebih berhati-hati dalam mencari informasi melalui platform digital.