Penelitian ini membahas hubungan antara kesejahteraan guru agama, motivasi mengajar, dan masa depan karakter peserta didik sebagai persoalan krusial dalam Pendidikan Agama Islam. Topik ini dipilih karena masih kuatnya ketimpangan kesejahteraan guru, terutama guru berstatus honorer, di tengah tuntutan peningkatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai kesejahteraan guru, motivasi mengajar, dan pembentukan karakter peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru agama merupakan fondasi utama yang memengaruhi motivasi mengajar dan kualitas relasi pedagogis. Kesejahteraan yang tidak memadai berimplikasi pada melemahnya motivasi mengajar, yang selanjutnya berdampak pada proses internalisasi nilai dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini juga mengungkap adanya ketidaksinkronan antara agenda pendidikan karakter dan kebijakan kesejahteraan guru. Kajian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan karakter mensyaratkan keberpihakan kebijakan terhadap kesejahteraan guru agama sebagai aktor utama pendidikan.
Copyrights © 2026