Penurunan kualitas air secara signifikan telah terjadi di berbagai wilayah. Salah satu upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melalui deteksi dini terhadap faktor-faktor penyebabnya. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan kualitas air adalah peningkatan nilai Total Dissolved Solids (TDS). Namun, peningkatan TDS dipengaruhi oleh berbagai faktor, sementara pemanfaatan data sensor TDS yang ada umumnya masih terbatas pada pemantauan nilai TDS tanpa mampu mengidentifikasi faktor penyebab kenaikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah pola grafik kenaikan Total Dissolved Solids (TDS) dapat digunakan untuk mengidentifikasi penyebab peningkatan TDS, sehingga keunikan pola grafik pada setiap sampel dapat menjadi karakteristik sampel dalam meningkatkan nilai TDS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan memanfaatkan sistem Internet of Things (IoT) yang terdiri atas perangkat keras ESP32 dan sensor TDS, serta perangkat lunak MQTT dan Node-RED yang terintegrasi dalam satu jaringan komunikasi. Sampel uji yang digunakan berupa larutan cuka, garam, dan sabun pada kondisi suhu ruang dan suhu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis grafik perubahan TDS mampu mengidentifikasi faktor kenaikan suhu sebagai penyebab peningkatan TDS, yang ditandai dengan pola grafik berbentuk parabola terbuka ke bawah saat mendekati titik kesetimbangan. Namun, dengan metode analisis yang sama, perbedaan jenis sampel, seperti asam, garam, dan sabun, belum dapat diidentifikasi secara jelas.
Copyrights © 2025