Formasi shale sangat reaktif terhadap lumpur pemboran berbasis air akibat hidrasi mineral lempung yang memicu swelling dan ketidakstabilan lubang bor. Maka dari itu High Performance Water-Based Mud (HPWBM) dirancang untuk memberikan inhibisi setara Oil-Based Mud namun lebih ramah lingkungan. penelitian ini menguji pengaruh penambahan polyamine (1%, 2%, 3% v/v) dalam pengurangan swelling shale. Pengujian dimulai dari Mengukur densitas (Mud Balance), viskositas (Marsh Funnel), rheology lumpur PV, YP, Gel Strenght (Rheometer), banyaknya filtrate dan mud cake (API Filter Press/30 min), HTHP @250, pengujian pH (pH Indicator), pengujian K+, Cl-, MBT & A Perencanaan dan pengujian lumpur dilakukan di PT. Adiguna Cakra Semesta. Hasil uji Swelling dengan menggunakan Liner Swell Meter terhadap 4 sample core yang berbeda yaitu HPWBM-Based Pengembangan 24.3%, HPWBM-Polyamine 1% Pengembangan 16.4%, 2% Pengembangan 14.1%, dan 3% Pengembangan 13.5%. Hasil menunjukan reaksi lumpur HPWBM-Polyamine 3% terhadap sample core (Shale) mampu menahan pengembangan shale atau Menghambat hidrasi air filtrat ke shale cukup baik sebesar 13.5%.
Copyrights © 2026