Tujuan dari pnelitian ini difokuskan pada pengembangan model strategi pertahanan wilayah perbatasan Indonesia dalam menghadapi dampak perang antara Rusia dan Ukraina, menggunakan pendekatan sistem dinamis. Penelitian ini berusaha untuk memberikan manfaat teoritis dan praktis terhadap dampak perang Rusia-Ukraina sebagai bahan penyusunan konsep TNI AD dalam upaya mengembangkan tingkat perekonomian di wilayah perbatasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam upaya menguji keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi sumber, yakni dengan melakukan perbandingan dan pemeriksaan silang terhadap data yang diperoleh dari beberapa informan atau sumber yang berbeda. Objek penelitian dalam kajian ini difokuskan pada implementasi kebijakan kesiapan logistik, anggaran, kesiapsiagaan dan pengawasan di lingkungan operasi Personnel Bagian Umum Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Inspektorat Jenderal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Staf Logistik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Staf Teritorial Angkatan Darat. Staf Latihan Angkatan Darat dan TNI AD di Papua. Wilayah perbatasan Papua menjadi salah satu wilayah perbatasan yang menjadi sorotan khususnya TNI AD dalam mengambil sikap terhadap geopolitik dan geoekonomi yang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pembinaan teritorial menekankan terkait pentingnya membangun ketahanan wilayah melalui kegiatan-kegiatan tertentu, seperti penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan menjaga stabilitas keamanan. Doktrin tersebut tercermin dalam berbagai kebijakan tertentu, seperti Tugas BKO Satgas Pamtas, Operasi Teritorial, dan program Ketahanan Pangan Satuan Komando Kewilayahan khususnya di wilayah perbatasan Papua.
Copyrights © 2026