Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V MI Bendiljati Wetan Sumbergempol Tulungagung, khususnya pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Pembelajaran yang cenderung bersifat abstrak dan berpusat pada guru menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan penerapannya dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan realistik dalam pembelajaran matematika serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan pendekatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila minimal 75% siswa mencapai KKM 65. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan realistik mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 18% pada pre-test menjadi 69,7% pada siklus I dan 93,9% pada siklus II. Proses pembelajaran menjadi lebih aktif, kontekstual, dan partisipatif. Dengan demikian, pendekatan realistik terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025