Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam

Moderasi Beragama Sebagai Berrier Radikalisme Dan Sekulerisme

Albert Taqy Asy Syakur (Unknown)
Rustam Ibrahim (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama (religious moderation) sebagai paradigma teologis dan strategi sosial dalam menghadapi dua ekstrem ideologis yang mengancam kehidupan berbangsa, yaitu radikalisme keagamaan dan sekularisme ekstrem. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), penelitian ini menganalisis nilai-nilai wasathiyyah Islam seperti keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), keadilan (‘itidal), dan jalan tengah (tawasuth) sebagai dasar moderasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama berfungsi secara defensif untuk mencegah penyebaran ideologi ekstrem, sekaligus konstruktif dalam membangun tatanan sosial yang damai, inklusif, dan berkeadaban. Dalam konteks pendidikan, moderasi diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai moderasi dalam kurikulum, pembelajaran dialogis, dan pembentukan budaya sekolah inklusif. Sementara dalam masyarakat, moderasi diwujudkan melalui pemberdayaan tokoh agama, literasi digital keagamaan, dan penguatan nilai sosial berbasis kebersamaan. Dengan demikian, moderasi beragama menjadi mekanisme ideologis dan kultural yang efektif untuk menjaga keseimbangan antara spiritualitas dan rasionalitas, antara iman dan kemanusiaan, serta memperkuat ketahanan ideologis bangsa di tengah tantangan global dan digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPIA

Publisher

Subject

Religion Education Social Sciences Other

Description

Al I`tibar Jurnal Pendidikan Islam is a Islamic education journal published with a view to facilitating academics and researchers to publish their research results in the field of Islamic Education Innovation and ...