Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan Indomobil Plaza Aceh. Ditengarahi bahwa tingkat kedisiplinan, pelatihan kerja, dan kinerja karyawan di perusahaan tersebut masih belum optimal. Permasalahan yang timbul adalah apakah kedisiplinan dan pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan Indomobil Plaza Aceh, baik secara parsial maupun simultan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kedisiplinan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Rancangan penelitian ini adalah survei dengan jenis penelitian kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Indomobil Plaza Aceh, dengan jumlah sampel sebanyak 42 responden. Variabel kedisiplinan, pelatihan kerja, dan kinerja karyawan diukur menggunakan skala Likert, dan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Statistics versi 26 for Windows. Uji validitas dan reliabilitas instrumen telah dilakukan sebelum pengolahan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial kedisiplinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T-hitung 1,860 > T-tabel 1,684 dan p-value 0,006 < 0,05, sehingga hipotesis pertama diterima. Pelatihan kerja secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T-hitung 1,715 > T-tabel 1,684 dan p-value 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis kedua diterima. Secara simultan, kedisiplinan dan pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F-hitung 5,909 > F-tabel 3,238 dan p-value 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini, kedisiplinan dan pelatihan kerja bersama-sama memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026