Di lapangan masih banyak pelatih yang belum memiliki pedoman latihan adaptif yang terstruktur dan berbasis riset, khususnya pada olahraga Sepak Takraw. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan model latihan Sepak Takraw adaptif dalam meningkatkan keterampilan servis pada atlet disabilitas fisik. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih diterapkannya latihan Sepak Takraw konvensional yang kurang mempertimbangkan keterbatasan fisik atlet disabilitas, sehingga berdampak pada rendahnya kualitas teknik servis, motivasi latihan, dan partisipasi atlet. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 10 atlet Sepak Takraw disabilitas fisik yang berada di bawah binaan National Paralympic Committee (NPC) Jawa Timur. Produk yang dikembangkan berupa model latihan Sepak Takraw adaptif, panduan pelaksanaan latihan, serta rubrik penilaian keterampilan servis yang mencakup aspek kontrol bola, akurasi, kecepatan, dan konsistensi. Validasi produk dilakukan oleh ahli olahraga disabilitas, ahli Sepak Takraw, dan ahli pendidikan jasmani. Uji coba terbatas dilaksanakan melalui empat sesi latihan untuk menilai efektivitas dan keterterapan model di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi keterampilan servis, angket respons atlet, dan wawancara pelatih, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan Sepak Takraw adaptif yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dan mampu meningkatkan keterampilan servis atlet disabilitas fisik secara nyata. Selain peningkatan aspek teknis, model ini juga berdampak positif terhadap motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif atlet selama latihan. Dengan demikian, model latihan Sepak Takraw adaptif ini dinilai efektif, aplikatif, dan berpotensi menjadi rujukan pembinaan olahraga disabilitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026