Artikel ini mengkritisi paradigma tradisional bimbingan karir dalam Pendidikan Teknik dan Kejuruan (TVET) yang berfokus pada penyerapan kerja jangka pendek (job-placement), yang dinilai tidak lagi relevan menghadapi dinamika karir abad ke-21 yang volatil, kompleks, dan non-linier. Sebagai alternatif, artikel mengusulkan pergeseran paradigma teoretis menuju pendekatan manajemen karir sepanjang hayat (lifelong career-management). Kerangka baru ini dibangun di atas fondasi teori karir kontemporer seperti Career Construction Theory, Chaos Theory of Careers, dan Happenstance Learning Theory, yang menekankan peran individu sebagai agen aktif dalam mengkonstruksi, mengadaptasi, dan mengelola narasi karirnya sendiri. Artikel merumuskan kerangka konseptual untuk mengimplementasikan paradigma ini dalam ekosistem TVET, yang mencakup pengembangan kompetensi inti manajemen karir, transformasi peran peserta didik dan pendidik, serta strategi integrasi kurikuler, layanan berkelanjutan, kemitraan dinamis, dan pemanfaatan teknologi digital. Tujuannya adalah memberdayakan lulusan TVET dengan ketahanan karir dan kemampuan belajar sepanjang hayat untuk navigasi yang sukses dalam lanskap pekerjaan yang terus berubah.
Copyrights © 2025