Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Meta-Analysis of TPACK Research on Mathematics Education Helsa, Yullys; Sartono, Sartono; Fajri, Bayu Ramadhani; Lofandri, Wiki; Desmaiyanti, Desmaiyanti
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i2.1674

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Pengetahuan Konten Pedagogis Teknologi (TPACK) terhadap kemampuan matematika calon guru dalam mengajar matematika. Desain penelitian adalah tinjauan pustaka, dan subjek yang disertakan adalah penelitian yang tersedia dari situs web jurnal daring. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kriteria inklusi penelitian, dan sebagai hasilnya, enam artikel dipilih untuk analisis TPACK terhadap kemampuan matematika. Data dianalisis dalam meta-analisis berdasarkan ukuran efek. Temuan menunjukkan bahwa TPACK memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan matematika calon guru sebagaimana ditunjukkan dari ukuran efek rata-rata sebesar 1,06. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa efek keseluruhan TPACK terhadap kemampuan matematika adalah 1,06 dan dapat diklasifikasikan sebagai efek yang tinggi. The purpose of this study is to examine the effect of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) on the pre-service teachers' mathematical ability to teach mathematics. The research design is a literature review, and the subject included is research available from online journal websites. The research subject was selected based on the research inclusion criteria, and as a result, six articles were selected for the analysis of TPACK on mathematical ability. Data were analyzed in a meta-analysis based on the effect size. The findings suggested that TPACK has a significant impact on the pre-service teachers' mathematical ability as shown from the mean effect size of 1.06. The results also indicated that the overall effect of TPACK on mathematical ability is 1.06 and can be classified as a high effect.
The Role of Smart Packaging in Improving The Quality and Safety of Bakery Products Rahayu, Ifnalia; Gusnita, Wiwik; Lofandri, Wiki
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 03 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of packaging technology presents smart packaging innovations that can improve the quality and safety of bakery products. Smart packaging consists of intelligent packaging and active packaging, which can provide real-time information about product conditions and extend shelf life through active interaction with the environment. This article discusses the concept, benefits, and implementation of smart packaging in the bakery industry, highlighting aspects of food safety, product durability, and consumer preferences for this packaging technology. It also reviews the trends and challenges in implementing smart packaging as an innovative solution for the quality-oriented and sustainable bakery industry.
AI-driven IoT system for smart pet healthcare: real-time monitoring and early disease detection Rama, Alzet; Lofandri, Wiki
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526169

Abstract

The rapid growth of the pet care industry highlights the urgent need for innovative technologies that ensure the health and well-being of companion animals. Conventional approaches to pet healthcare often rely on periodic veterinary visits, which may delay the detection of early symptoms and compromise preventive care. This study proposes an AI-driven Internet of Things (IoT) system for real-time monitoring and early disease detection in pets. The system integrates wearable IoT sensors to continuously capture physiological and behavioral data—such as heart rate, temperature, activity levels, and sleep patterns—and transmits them to a cloud-based platform. Machine learning algorithms are then employed to analyze these multimodal data streams, enabling predictive insights into potential health risks. Unlike previous research that focuses primarily on livestock monitoring, this work emphasizes companion animals, providing a tailored solution for urban households. A prototype implementation demonstrates the feasibility of combining IoT-enabled data collection with artificial intelligence for anomaly detection and early warning alerts. The proposed framework not only improves pet healthcare management but also supports veterinarians in delivering data-driven diagnoses. This approach introduces a scalable model for the next generation of smart pet healthcare systems, aligning with global trends in digital health and personalized animal care
Analisis Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK 2 Pariaman: Studi Kasus dalam Pengajaran Animasi Zalins Adekory, Nusrito; Lofandri, Wiki; Fajri, Bayu Ramadhani
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 12, No 4 (2024): Vol. 12, No 4, Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v12i4.131192

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas metode Project-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan animasi siswa di SMK N 2 Pariaman. Melalui pendekatan Thematic Analysis, penelitian ini melibatkan 10 narasumber yang terdiri atas siswa, guru, profesional animasi, dan alumni, untuk menggali pandangan dan pengalaman mereka terkait penerapan metode ini. Lima tema utama yang diidentifikasi sebagai pendukung keberhasilan PBL adalah kerjasama tim, alur kerja, manajemen proyek, keterampilan teknis, dan kreativitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan tahapan sistematis sesuai panduan Braun dan Clarke (2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan kerjasama, serta kreativitas siswa, yang sangat relevan dengan kebutuhan industri animasi. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi kurikulum secara berkala untuk memastikan pengalaman praktis yang diterima siswa lebih optimal dan sesuai dengan standar industri. Selain itu, implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh institusi pendidikan vokasional lainnya untuk mengadopsi metode PBL dalam menciptakan pembelajaran berbasis praktik yang mendukung kesiapan kerja siswa di dunia industri kreatif.Kata kunci : Project-Based Learning, Pengajaran Animasi, SMK, Keterampilan Teknis, Kreativitas.This study examines the effectiveness of the Project-Based Learning (PBL) method in enhancing animation skills among students at SMK N 2 Pariaman. Using a Thematic Analysis approach, the research involved 10 participants, including students, teachers, animation professionals, and alumni, to explore their perspectives and experiences with the implementation of this method. Five key themes identified as contributors to the success of PBL are teamwork, workflow, project management, technical skills, and creativity. Data were collected through in-depth interviews and analyzed systematically following Braun and Clarke’s (2018) guidelines. The findings indicate that PBL significantly improves students' technical skills, collaboration abilities, and creativity, which are highly relevant to the needs of the animation industry. This study recommends regular curriculum evaluations to ensure students gain optimal practical experiences aligned with industry standards. Furthermore, the implications of this research can be applied by other vocational education institutions to adopt PBL methods, fostering practice-based learning that enhances students’ readiness for careers in the creative industries.Keywords: Project-Based Learning, Animation Teaching, Vocational School, Technical Skills, Creativity.
Konsep hybrid education dalam pembelajaran olahraga: model kolaborasi online-offline untuk transfer keterampilan praktis Rama, Alzet; Lofandri, Wiki; Dermawan, Andri; Firmanjaya Saputra, Anggi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526283

Abstract

Disrupsi digital dalam pendidikan, khususnya pembelajaran olahraga, semakin terakselerasi oleh pandemi COVID-19. Peralihan paksa ke pembelajaran jarak jauh mengungkap keterbatasan pendekatan online murni dalam mengajarkan keterampilan psikomotorik yang memerlukan umpan balik dan koreksi fisik langsung. Di sisi lain, pembelajaran tatap muka tradisional juga memiliki kelemahan dalam fleksibilitas dan personalisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan sebuah model konseptual pendidikan hibrid yang sinergis untuk pendidikan jasmani. Melalui studi literatur konseptual dengan menganalisis temuan dari bidang blended learning, pedagogi olahraga, dan psikologi motorik, diusulkan sebuah model hibrid siklus tiga fase terintegrasi. Model ini terdiri dari: (1) Fase Online (sebelum praktik) untuk persiapan kognitif, (2) Fase Offline (saat praktik) untuk akuisisi keterampilan dan koreksi langsung, dan (3) Fase Online (setelah praktik) untuk refleksi dan penguatan melalui analisis video. Diskusi menjelaskan bagaimana model ini didukung oleh Teori Schema Schmidt, di mana setiap fase secara strategis membangun dan memperkuat recall schema dan recognition schema guna mendukung transfer keterampilan yang optimal. Kesimpulannya, model konseptual ini menawarkan kerangka kerja sistematis untuk menciptakan pengalaman belajar olahraga yang holistik. Dengan memadukan keunggulan lingkungan online dan offline secara sinergis, model ini berpotensi meningkatkan penguasaan keterampilan praktis secara signifikan. Penelitian mendatang perlu menguji model ini secara empiris serta mengeksplorasi integrasi teknologi imersif dan kecerdasan buatan untuk personalisasi umpan balik.
Teori dan prinsip e-counseling adaptif: integrasi konseling kinerja atlet dengan sistem pendukung keputusan berbasis data Rama, Alzet; Lofandri, Wiki
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202426285

Abstract

Dalam konseling kinerja atlet, penelitian ini mengusulkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan prinsip psikologi olahraga, teknologi e-counseling, dan sistem pendukung keputusan (DSS) berbasis data. Studi konseptual dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif analitis melalui tinjauan literatur yang menyeluruh. Hasil penelitian menghasilkan model sinergis di mana e-counseling memberikan platform yang fleksibel dan mudah digunakan, sementara DSS memberikan fondasi ilmiah untuk personalisasi intervensi dengan menganalisis data psikometrik, fisiologis, dan prestasi atlet. Integrasi ini memungkinkan pendekatan konseling yang dinamis, responsif, dan berbasis bukti untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi mental atlet secara real-time. Menurut diskusi, model ini menunjukkan pergeseran paradigma dari pendekatan konseling generik dan statis ke pendekatan yang proaktif, tepat, dan terpersonalisasi. Meskipun implementasi kerangka e-counseling inovatif ini memerlukan kolaborasi multidisipliner dan penyelesaian masalah etika dan teknis terkait infrastruktur dan kerahasiaan data, ditemukan bahwa itu menawarkan solusi inovatif untuk tantangan personalisasi dalam konseling modern
Conceptualizing career counseling for the human-centric industry 5.0: an integrative framework for TVET Rama, alzet; Lofandri, Wiki; Mukhlizul Fuad, Saftrian; Fadillah Sallamah, Siti
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526687

Abstract

Artikel ini mengusulkan sebuah kerangka konseptual konseling karir yang responsif terhadap tuntutan human-centric dan keberlanjutan pada era Industri 5.0 dalam Pendidikan Kejuruan (Vocational Education). Kerangka ini dibangun atas tiga pilar filosofis: human-centricity, keberlanjutan (sustainability), serta ketangguhan dan adaptabilitas (resilience and adaptability). Melalui analisis teori konseling karir kontemporer seperti Career Construction Theory, Life Design Approach, dan Happenstance Learning Theory, penelitian ini menyusun model integratif bernama “Human-Centric Career Counseling for TVET 5.0”. Model ini menekankan empat dimensi intervensi: Self & Meaning, Technical & Digital Synergy, Ecological & Social Sustainability, dan Adaptive Career Management. Tujuannya adalah menggeser orientasi konseling dari sekadar penempatan kerja (job matching) menuju pembentukan Sustainable and Adaptive Career Agents, individu yang tidak hanya terampil teknis, tetapi juga reflektif, adaptif, serta memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Artikel ini memberikan landasan teoretis dan rekomendasi praksis bagi konselor, lembaga vokasi, dan pembuat kebijakan, meskipun masih memerlukan pengujian empiris lebih lanjut
Mengintegrasikan keterampilan green ke dalam bimbingan karier: model teoretis untuk pengembangan karier yang berkelanjutan Rama, alzet; Lofandri, Wiki; Mukhlizul Fuad, Saftrian
Education and Social Sciences Review Vol. 6 No. 2 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr674600

Abstract

Artikel ini mengembangkan sebuah model teoritis integrasi keterampilan hijau (green skills) ke dalam bimbingan karir vokasional untuk mendukung pengembangan karir berkelanjutan. Model ini menjawab urgensi transisi ekonomi hijau dengan mengusulkan lima komponen kunci: landasan filosofis karir berkelanjutan, klasifikasi tiga dimensi green skills (teknis, transversal, dan manajemen karir), proses bimbingan karir yang diperkaya, serta peran dan kompetensi baru konselor sebagai fasilitator karir hijau. Model ini berfungsi sebagai kerangka sistematis untuk mengubah layanan bimbingan karir dari pendekatan reaktif menjadi kekuatan strategis yang proaktif dan transformatif, sehingga mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dengan dinamika pasar kerja hijau. Implementasinya memerlukan kolaborasi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pendukung yang efektif.
Kerangka konseptual untuk mengembangkan kembali bimbingan karier dalam pendidikan kejuruan Rama, alzet; Lofandri, Wiki
Education and Social Sciences Review Vol. 6 No. 1 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr680100

Abstract

Artikel ini mengkritisi paradigma tradisional bimbingan karir dalam Pendidikan Teknik dan Kejuruan (TVET) yang berfokus pada penyerapan kerja jangka pendek (job-placement), yang dinilai tidak lagi relevan menghadapi dinamika karir abad ke-21 yang volatil, kompleks, dan non-linier. Sebagai alternatif, artikel mengusulkan pergeseran paradigma teoretis menuju pendekatan manajemen karir sepanjang hayat (lifelong career-management). Kerangka baru ini dibangun di atas fondasi teori karir kontemporer seperti Career Construction Theory, Chaos Theory of Careers, dan Happenstance Learning Theory, yang menekankan peran individu sebagai agen aktif dalam mengkonstruksi, mengadaptasi, dan mengelola narasi karirnya sendiri. Artikel merumuskan kerangka konseptual untuk mengimplementasikan paradigma ini dalam ekosistem TVET, yang mencakup pengembangan kompetensi inti manajemen karir, transformasi peran peserta didik dan pendidik, serta strategi integrasi kurikuler, layanan berkelanjutan, kemitraan dinamis, dan pemanfaatan teknologi digital. Tujuannya adalah memberdayakan lulusan TVET dengan ketahanan karir dan kemampuan belajar sepanjang hayat untuk navigasi yang sukses dalam lanskap pekerjaan yang terus berubah.