Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat telah membuka peluang baru sekaligus tantangan bagi masyarakat perdesaan, termasuk para petani ikan koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Meskipun budidaya koi telah menjadi mata pencaharian utama, para petani masih menghadapi berbagai kendala teknis dan manajerial seperti perubahan kualitas air, kesalahan pemberian pakan, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan inovasi berbasis digital. Untuk menjawab persoalan tersebut, program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University tahun 2025 melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat melalui pengenalan Internet of Things (IoT) pada budidaya koi dan pelatihan pembuatan film pendek storytelling sebagai strategi pemasaran digital. Kegiatan berlangsung pada 23–27 September 2025, melibatkan 65 warga, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi, pemerintah desa dan kecamatan, serta pemangku kepentingan lokal lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi partisipasi dalam acara Jagong Petani multipihak, pelatihan Sekolah Lapang IoT, serta praktik langsung pembuatan video pendek untuk promosi koi. Pelatihan IoT memperkenalkan sistem sensor untuk pemantauan kualitas air secara real-time, teknologi pemberian pakan otomatis, dan kerangka kerja digital yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, pelatihan storytelling membekali peserta terutama generasi mudadengan keterampilan merancang konten, teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan minat petani dalam menerapkan teknologi IoT dan media digital untuk pemasaran koi. Beberapa output berupa modul pelatihan, HKI, publikasi media, serta dokumentasi video berhasil dihasilkan. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital, inovasi IoT, dan promosi berbasis storytelling berpotensi meningkatkan kesiapan teknologi petani, memperluas pemasaran, dan mendukung pengembangan desa wisata berbasis budidaya koi. Pendampingan lanjutan dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan direkomendasikan untuk memperkuat dampak program
Copyrights © 2026