Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI LITERASI DIGITAL: PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL PETANI IKAN KOI Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Ardinal Barlan, Zessy; Aulia, Titania; Adistika, Exciyona; Luthfiyah Arham, Iffah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.236-243

Abstract

Masih rendahnya kemampuan petani koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, dalam pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital dalam membudidayakan ikan koi menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan literasi digital. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara tim IPB dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi dan tahap pelaksanaan berupa pengembangan masyarakat berbasis desa wisata dan pelatihan literasi digital untuk pengembangan media promosi paket wisata unggulan berbasis budi daya ikan koi. Rangkaian pelatihan ini dilaksanakan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada bulan 2-10 Agustus 2024. Pelatihan ini membekali petani koi tentang pentingnya pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi digital dan kemampuan digital dalam perkembangan usaha, seperti penggunaan teknologi IoT untuk budi daya koi. Melalui penggunaan IoT, efisiensi dan efektivitas dalam budi daya ikan koi lebih dapat dirasakan, salah satunya dalam pemberian pakan yang tidak terlalu boros namun tepat waktu. Pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan permasalahan terkait keterbatasan pemahaman terkait literasi digital, sehingga melalui pelatihan ini harapannya tingkat literasi digital petani dapat meningkat dan diaplikasikan langsung dalam membudidayakan ikan koi.
EDUKASI LITERASI DIGITAL: PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL PETANI IKAN KOI Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Ardinal Barlan, Zessy; Aulia, Titania; Adistika, Exciyona; Luthfiyah Arham, Iffah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.236-243

Abstract

Masih rendahnya kemampuan petani koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, dalam pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital dalam membudidayakan ikan koi menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan literasi digital. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara tim IPB dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi dan tahap pelaksanaan berupa pengembangan masyarakat berbasis desa wisata dan pelatihan literasi digital untuk pengembangan media promosi paket wisata unggulan berbasis budi daya ikan koi. Rangkaian pelatihan ini dilaksanakan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada bulan 2-10 Agustus 2024. Pelatihan ini membekali petani koi tentang pentingnya pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi digital dan kemampuan digital dalam perkembangan usaha, seperti penggunaan teknologi IoT untuk budi daya koi. Melalui penggunaan IoT, efisiensi dan efektivitas dalam budi daya ikan koi lebih dapat dirasakan, salah satunya dalam pemberian pakan yang tidak terlalu boros namun tepat waktu. Pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan permasalahan terkait keterbatasan pemahaman terkait literasi digital, sehingga melalui pelatihan ini harapannya tingkat literasi digital petani dapat meningkat dan diaplikasikan langsung dalam membudidayakan ikan koi.
SEKOLAH LAPANG IOT: PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA WISATA BERBASIS BUDIDAYA IKAN KOI MELALUI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Haryanto, Toto; Aulia, Titania; Luthfiyah Arham, Iffah; Adistika, Exciyona
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat telah membuka peluang baru sekaligus tantangan bagi masyarakat perdesaan, termasuk para petani ikan koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Meskipun budidaya koi telah menjadi mata pencaharian utama, para petani masih menghadapi berbagai kendala teknis dan manajerial seperti perubahan kualitas air, kesalahan pemberian pakan, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan inovasi berbasis digital. Untuk menjawab persoalan tersebut, program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University tahun 2025 melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat melalui pengenalan Internet of Things (IoT) pada budidaya koi dan pelatihan pembuatan film pendek storytelling sebagai strategi pemasaran digital. Kegiatan berlangsung pada 23–27 September 2025, melibatkan 65 warga, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi, pemerintah desa dan kecamatan, serta pemangku kepentingan lokal lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi partisipasi dalam acara Jagong Petani multipihak, pelatihan Sekolah Lapang IoT, serta praktik langsung pembuatan video pendek untuk promosi koi. Pelatihan IoT memperkenalkan sistem sensor untuk pemantauan kualitas air secara real-time, teknologi pemberian pakan otomatis, dan kerangka kerja digital yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, pelatihan storytelling membekali peserta terutama generasi mudadengan keterampilan merancang konten, teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan minat petani dalam menerapkan teknologi IoT dan media digital untuk pemasaran koi. Beberapa output berupa modul pelatihan, HKI, publikasi media, serta dokumentasi video berhasil dihasilkan. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital, inovasi IoT, dan promosi berbasis storytelling berpotensi meningkatkan kesiapan teknologi petani, memperluas pemasaran, dan mendukung pengembangan desa wisata berbasis budidaya koi. Pendampingan lanjutan dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan direkomendasikan untuk memperkuat dampak program