Memasuki tahun 2023, Indonesia menghadapi serangkaian gempa bumi yang terjadi secara simultan. Berdasarkan data resmi BMKG, sejak 3 hingga 21 Januari 2023 tercatat 19 kejadian gempa dengan magnitudo lebih dari 5. Tingginya potensi gempa di Indonesia menjadi perhatian penting bagi para engineer dalam merencanakan dan mengevaluasi ketahanan bangunan, khususnya rumah tinggal. Kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan bangunan saat gempa menegaskan pentingnya penerapan konsep bangunan tahan gempa. Perlu dipahami bahwa korban jiwa umumnya bukan disebabkan oleh gempa itu sendiri, melainkan oleh kegagalan struktur bangunan. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan, khususnya bagi siswa SMK jurusan Teknik Bangunan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai tingkat kerusakan, mutu material, dimensi elemen struktur, serta metode perbaikan rumah pasca gempa. Dalam konteks ini, diperlukan pelatihan terarah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMK Negeri 4 Tangerang mengenai perbaikan rumah tahan gempa secara ilmiah dan teknis.
Copyrights © 2026