Penelitian ini berangkat dari keterbatasan pendekatan pembelajaran moderasi beragama yang selama ini lebih menekankan aspek kognitif, khususnya di jenjang pendidikan dasar Islam. Literatur mutakhir menunjukkan bahwa sikap toleransi dan kesadaran sosial tidak hanya terbentuk melalui pemahaman konseptual, tetapi juga melalui pengalaman tubuh yang bersifat kinestetik. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan kerangka pembelajaran yang mengintegrasikan pengalaman gerak dengan penguatan moderasi beragama melalui pedagogi tari. Penelitian ini menggunakan desain integrative literature review dengan menyintesis literatur lintas disiplin yang mencakup pedagogi tari, pendidikan karakter, pembelajaran berbasis tubuh, dan moderasi beragama dalam pendidikan Islam. Sumber literatur dipilih secara sistematis dari publikasi ilmiah nasional dan internasional periode 2019–2024, serta karya teoretis utama yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil sintesis menghasilkan Model Pedagogi Tari Lintas Budaya (PTLB) yang memosisikan tari tradisional sebagai media pedagogis untuk menumbuhkan empati, toleransi, dan kesadaran keberagaman pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Model ini mengintegrasikan pertimbangan teologis, strategi pedagogis, dan karakteristik perkembangan peserta didik usia sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka konseptual berbasis pengalaman tubuh yang memperluas wacana pendidikan moderasi beragama serta membuka peluang pengembangan praktik pembelajaran inovatif di pendidikan dasar Islam.
Copyrights © 2025