Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi dan mekanisme pertahanan tradisi seumeubeut di Dayah Thalibul Huda agar tetap eksis di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pada kegiatan seumeubeut serta wawancara mendalam dengan pimpinan dayah, Teungku pengajar, santri dan Jamaah serta analisis dokumen internal dayah dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi tradisi ini di dorong oleh tiga faktor utama (1) pengaruh kharisma pimpinan sebagai penjaga legistimasi tradisi, (2) transformasi pendidikan formal tanpa menghilangkan tradisi seumeubeut, dan (3) penguatan ekonomi masyarakat berbasis jamaah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Dayah Thalibul Huda terletak pada kemampuan menyelaraskan tradisi klasik dengan tuntutan zaman melalui adaptasi struktural.
Copyrights © 2026