Akumulasi sampah organik seperti kayu, ranting, dan dedaunan di pesisir Pantai Kastela Kota Ternate tidak terkelola dengan baik, yang menyebabkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem, dan berdampak negatif pada sektor pariwisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gam Lamo. Pelatihan ini memperkenalkan inovasi teknologi pengolahan sampah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan teknis. Berdasarkan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 90%, dengan skor rata-rata pre-test 52 dan post-test 94. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Selain mengurangi pencemaran dan emisi karbon, pembuatan briket juga menciptakan peluang usaha baru dan mendukung kemandirian ekonomi Masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa solusi berbasis komunitas efektif dalam mencapai keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.
Copyrights © 2025