Pengelolaan risiko kebakaran di wilayah perkotaan menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga menekankan mitigasi dan kesiapsiagaan yang terencana dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pegawai Pemadam Kebakaran Rayon IV Kota Surabaya melalui perancangan model pengurangan risiko bencana berbasis program dan proyek. Urgensi kegiatan ini didasarkan pada tingginya tingkat kerawanan kebakaran di wilayah perkotaan, keterbatasan sumber daya, serta belum optimalnya integrasi pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan kerja aparatur layanan darurat di tingkat lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi partisipatif yang dilengkapi dengan pengukuran pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep manajemen bencana, peran kebijakan daerah, mekanisme koordinasi antar perangkat daerah, serta integrasi kebijakan dengan peta risiko bencana. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rumusan skenario model pengurangan risiko bencana berbasis program dan proyek yang mengintegrasikan tahapan pra-bencana, tanggap darurat, dan pascabencana secara sistematis. Rekomendasi yang bisa ditawarkan yakni mencakup perlunya pengoptimalan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih adaptif, penguatan kolaborasi berbasis pentahelix, pembentukan mekanisme monitoring dan evaluasi pengurangan risiko bencana (PRB) secara berkala, perencanaan studi banding sebagai strategi pembelajaran kelembagaan, serta pengajuan pendanaan alternatif untuk mendukung keberlanjutan program pengurangan risiko bencana di tingkat daerah
Copyrights © 2026