Persalinan dengan risiko tinggi adalah situasi di mana proses persalinan atau kehamilan memiliki potensi untuk mengalami komplikasi yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan maupun persalinan tanpa risiko. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode maryam dan pemberian kurma pada saat bersalin dengan lamanya persalinan dan risiko robekan. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasi kualitatif dengan rancangan studi kasus berupa Asuhan Kebidanan menajemen Varney yang di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Subjek pada penelitian ini yaitu Ny. T umur 43 tahun G5P3A1 jarak kehamilan dulu dan sekarang 11 tahun berdomisili di Meulaboh dan melahirkan di TPMB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persalinan dengan metode maryam dapat mempercepat proses durasi persalinan yaitu pada Kala 1 berlangsung selama 40 menit, Kala 2 berlangsung 10 menit dan Kala 3 berlansung selama 10 menit, serta pemantauan kala 4 berjalan normal. Telah dilakukan penerapan metode Maryam dan pemberian kurma pada saat persalinan terbukti dapat mempercepat proses persalinan dan tidak ada robekan pada saat persalinan.
Copyrights © 2026