Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Paparan Asap Rokok, Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Kurniawati; Irma Seriana; Salmiani Abdul Manaf; Nurdahliana; Yushida
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.177

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin, serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti paparan asap rokok dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan asap rokok, kekurangan energi kronis (KEK), dan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian anemia pada 45 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Montasik, Kabupaten Aceh Besar, serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia tersebut. Penelitian analitik observasional ini menggunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 45 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji chi square dengan batas kemaknaan statistik 0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dan kejadian anemia pada ibu hamil (p = 0.01; OR = 5), serta antara status KEK dan anemia (p = 0.017; OR = 4). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dan kejadian anemia. Kesimpulan penelitian adalah status Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil berhubungan dengan meningkatnya risiko anemia, sedangkan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
PENERAPAN SENAM MARYAM PADA ASUHAN PERSALINAN Ny.T DENGAN RISIKO TINGGI DI TPMB D KABUPATEN ACEH BARAT Meldamelisa Putri; Zahara, Evi; Yushida; Norisa, Nanda; Mauyah, Nizan
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i01.512

Abstract

Persalinan dengan risiko tinggi adalah situasi di mana proses persalinan atau kehamilan memiliki potensi untuk mengalami komplikasi yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan maupun persalinan tanpa risiko. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode maryam dan pemberian kurma pada saat bersalin dengan lamanya persalinan dan risiko robekan. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasi kualitatif dengan rancangan studi kasus berupa Asuhan Kebidanan menajemen Varney yang di dokumentasikan dalam bentuk SOAP. Subjek pada penelitian ini yaitu Ny. T umur 43 tahun G5P3A1 jarak kehamilan dulu dan sekarang 11 tahun berdomisili di Meulaboh dan melahirkan di TPMB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persalinan dengan metode maryam dapat mempercepat proses durasi persalinan yaitu pada Kala 1 berlangsung selama 40 menit, Kala 2 berlangsung 10 menit dan Kala 3 berlansung selama 10 menit, serta pemantauan kala 4 berjalan normal. Telah dilakukan penerapan metode Maryam dan pemberian kurma pada saat persalinan terbukti dapat mempercepat proses persalinan dan tidak ada robekan pada saat persalinan.