Teori filsafat pendidikan berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memahami tujuan, proses, dan arah pengembangan pendidikan. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana proses pendidikan harus berlangsung demi membentuk manusia ideal sesuai pandangan hidup tertentu. Dalam konteks ini, artikel ini membahas tiga aliran besar dalam filsafat moderneksistensialisme, humanisme, dan filsafat kontemporer beserta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Eksistensialisme menekankan kebebasan individu, tanggung jawab moral, dan pencarian makna hidup. Humanisme menegaskan martabat manusia serta dorongan alami menuju pertumbuhan dan aktualisasi diri. Sementara itu, filsafat kontemporer menghadirkan perangkat kritik terhadap struktur pengetahuan dan otoritas, serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih fleksibel terhadap realitas sosial. Dengan mengkaji ketiga aliran ini, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat memperkaya pendekatan pedagogisnya melalui integrasi konsep kebebasan, penghargaan terhadap potensi manusia, dan pembaruan metodologis, tanpa melepaskan fondasi tauhid sebagai pusat orientasi pendidikan.
Copyrights © 2026