Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Strategi Mengaktualisasikan Perubahan Status Kelembagaan Pada Lembaga Pendidikan Islam M. Furqon Wahyudi; Siti Khoirun Nisa; Abdullah Al Ghozi
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2022): 2022
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rf.v11i1.660

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan proses pendidikan, karena lembaga disini berfungsi sebagai mediator dalam mengatur jalannya pendidikan. Pada zaman sekarang ini tampaknya tidaklah disebut pendidikan jika tidak ada lembaganya. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan strategi-strategi yang dapat digunakan dalam merubah status kelembagaan pada Lembaga pendidikan islam. Penelitian ini dilakukan dengan cara Studi Pustaka, data diambil dari beberapa jurnal atau beberapa tulisan karya ilmiah yang terkait. Hasil penelitian Pertama paradigma integratif dan interkonektif harus menjadi ruh fundamental agar setiap kajian keilmuan benar-benar komprehensif sehingga mampu berbagai aspek kebudayaan, baik kebudayaan sebagai sistem nilai, produk maupun eksistensi manusia dalam perjalanan hidupnya yang kompleks. Kedua Perubahan kelembagaan sebagai upaya untuk memperluas peluang lulusan lembaga pendidikan islam sehingga kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan industry. Transformasi kelembagaan harus memposisikan ilmu humaniora, dengan ilmu sains dalam proporsi yang sama sehingga ilmu agama tidak menjadi pengendali moral saja namun menjadi kajian ilmu yang mapan dan berkembang
Technology Value Cocreation in Healthcare Service: A Literature Review 2020-2025 Siti Khoirun Nisa; Utomo, Destiawan Eko; Sarfilianty Anggiani
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 3 (2025): May - July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i3.1376

Abstract

This literature review examines five years of research (2020–2025) on technology value co-creation in healthcare services, addressing a notable gap in comprehensive syntheses of this evolving domain. Driven by the increasing prominence of digital health technologies, this study systematically analyzes 24 peer-reviewed articles from Emerald and ScienceDirect, categorizing them into five key themes: digital health technologies and mhealth platforms, patient and consumer engagement, organizational and ecosystem-level value co-creation, value co-creation frameworks and conceptual developments, and measurement and evaluation models. Findings reveal that while technology significantly empowers stakeholders and facilitates co-creation, there remains a limited understanding of multi-actor involvement, the active patient role, and the configurational impact of value drivers. The review highlights the inherently socio-technical nature of healthcare value co-creation, emphasizing the need for integrated approaches that consider human-AI entanglement, diverse engagement styles, and adaptive organizational practices. This synthesis contributes to both theory and practice by mapping current trends, identifying critical research gaps, and suggesting future avenues for fostering patient-centered, technology-enabled healthcare solutions.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Masyarakat Dalam Memberikan Pertolongan Pada Korban Henti Jantung Siti Khoirun Nisa; Popy Irawati; Deswita, Reny
Journal of Pubnursing Sciences Vol 2 No 01 (2024): Journal of Pubnursing Sciences (JPS)
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jps.v2i01.103

Abstract

Background: the death rate due to cardiac arrest is still very high, namely around 475,000 deaths. Cardiac arrest conditions must be given immediate assistance because it can disrupt blood circulation throughout the body. The general public has a very important role in providing first aid to victims of cardiac arrest that occur outside the hospital. Objective: to determine the relationship between the level of knowledge and community attitudes in providing aid to cardiac arrest patients in RW 04, Batu Ceper Village. Method: using a cross sectional research design, a sample of 93 respondents, using a purposive sampling technique, data was obtained by giving questionnaires to respondents which were then processed using the Spearman Rank analysis test. Results: 45 people (48.4%) had a poor level of knowledge with 56 people (60.2%) having a bad attitude from the community. There is a significant relationship between the level of knowledge and people's attitudes with a p value (0.000) < α (0.05). Conclusion: the higher the level of public knowledge, the better their attitude in providing aid to cardiac arrest patients.
Aliran Klasik Dalam Filsafat Pendidikan (Hakikat Dan Prinsip Aliran Eksistensialisme, Humanisme, Dan Filsafat Kontemporer Dalam Perspektif Pendidikan Islam) Siti Khoirun Nisa; Muhammad Arif Syihabuddin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1018

Abstract

Teori filsafat pendidikan berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memahami tujuan, proses, dan arah pengembangan pendidikan. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana proses pendidikan harus berlangsung demi membentuk manusia ideal sesuai pandangan hidup tertentu. Dalam konteks ini, artikel ini membahas tiga aliran besar dalam filsafat moderneksistensialisme, humanisme, dan filsafat kontemporer beserta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Eksistensialisme menekankan kebebasan individu, tanggung jawab moral, dan pencarian makna hidup. Humanisme menegaskan martabat manusia serta dorongan alami menuju pertumbuhan dan aktualisasi diri. Sementara itu, filsafat kontemporer menghadirkan perangkat kritik terhadap struktur pengetahuan dan otoritas, serta membuka ruang bagi interpretasi yang lebih fleksibel terhadap realitas sosial. Dengan mengkaji ketiga aliran ini, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat memperkaya pendekatan pedagogisnya melalui integrasi konsep kebebasan, penghargaan terhadap potensi manusia, dan pembaruan metodologis, tanpa melepaskan fondasi tauhid sebagai pusat orientasi pendidikan.
Dekonstruksi Narasi Besar Lyotard: Tinjauan Literatur Kondisi Postmodern Dalam Masyarakat Informasi Digital Siti Khoirun Nisa; Mohammad Rofiq
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1019

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi relevansi pemikiran Jean-François Lyotard tentang dekonstruksi narasi besar dalam konteks masyarakat informasi digital kontemporer melalui pendekatan kajian literatur naratif. Transformasi digital telah menghadirkan kondisi postmodern yang ditandai dengan fragmentasi pengetahuan, komodifikasi informasi, dan proliferasi mini-naratif di ruang siber. Kajian ini mengoperasionalisasikan konsep Lyotard untuk menganalisis bagaimana platform digital dan algoritma mengkonfigurasi fragmentasi epistemik, menciptakan ruang epistemik yang terisolasi, dan mengubah legitimasi pengetahuan dari pencarian kebenaran menuju performativitas ekonomis. Temuan menunjukkan bahwa skeptisisme terhadap metanaratif termanifestasi dalam ekosistem media sosial yang paradoks, di mana demokratisasi akses informasi bersamaan dengan polarisasi dan misinformasi. Komodifikasi pengetahuan dalam ekonomi platform menggeser nilai epistemologis menjadi nilai tukar ekonomis, sementara proliferasi mini-naratif menciptakan tantangan bagi kohesi sosial dan deliberasi demokratis. Implikasi teoretis penelitian ini memberikan kerangka analitis untuk memahami dinamika kekuasaan dan pengetahuan digital, dengan rekomendasi pengembangan literasi kritis dan tata kelola platform yang lebih demokratis untuk memitigasi risiko relativisme ekstrem dan fragmentasi epistemik dalam masyarakat kontemporer.
Konstruksi Teologi Moderat Dalam Islam: Analisis Konseptual Wasathiyyah Sebagai Paradigma Keseimbangan Aqidah Siti Khoirun Nisa; Muizzuddin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1021

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi teologi moderat dalam Islam melalui paradigma wasathiyyah sebagai kerangka keseimbangan akidah menghadapi tantangan polarisasi pemikiran keagamaan kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini mengeksplorasi evolusi konseptual wasathiyyah dari era klasik hingga kontemporer, prinsip-prinsip keseimbangan teologis, serta aplikasinya dalam mengatasi ekstremisme dan liberalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyyah merupakan sistem konseptual komprehensif yang mengintegrasikan dimensi epistemologis, ontologis, aksiologis, dan metodologis dengan prinsip tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal sebagai fondasi keseimbangan akidah. Paradigma ini menawarkan sintesis dialektis antara kearifan tradisi dan tuntutan modernitas, memungkinkan umat Islam mempertahankan identitas teologis sambil responsif terhadap pluralisme. Relevansi wasathiyyah terbukti signifikan dalam pendidikan Islam, transformasi pesantren, dan pembentukan kesadaran teologis moderat yang inklusif namun tetap berpegang pada fondasi akidah sahih. Penelitian merekomendasikan revitalisasi pendidikan Islam berbasis wasathiyyah melalui integrasi kurikulum, penguatan literasi keagamaan, dan pengembangan dialog antarumat sebagai strategi membentuk generasi Muslim moderat, toleran, dan berkeadaban dalam konteks kebangsaan Indonesia.
Pengaruh Strategi Quantum Teaching Terhadap Peningkatan Pemahaman Tajwid Siswa Mapel Alquran Hadits Kelas VII C MTS Alfatich Benowo Surabaya Siti Khoirun Nisa; Imam Ghazali
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh strategi quantum teaching terhadap peningkatan pemahaman tajwid siswa kelas VII C MTs Al Fatich Benowo Surabaya. Permasalahan pembelajaran tajwid yang monoton dan kurang bervariasi menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berbentuk One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 33 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan strategi quantum teaching. Analisis data menggunakan uji-t dan perhitungan effect size untuk mengetahui besar pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 46,6 pada pretest menjadi 57,5 pada posttest dengan selisih 10,9 poin. Uji hipotesis menghasilkan nilai t hitung sebesar 13,34 yang lebih besar dari t tabel pada taraf signifikansi 5% maupun 1%, sehingga hipotesis alternatif diterima. Perhitungan effect size menghasilkan nilai 2,32 yang termasuk kategori sangat kuat. Temuan ini membuktikan bahwa strategi quantum teaching memberikan pengaruh signifikan dan sangat kuat terhadap peningkatan pemahaman tajwid siswa, sehingga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran Al-Qur'an Hadits.
IMPROVING KNOWLEDGE AND AWARENESS OF DENTAL AND ORAL HEALTH THROUGH AN EDUCATION PROGRAM FOR STUDENTS OF SDN DUWET 3 KEDIRI: PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI PROGRAM EDUKASI PADA SISWA SDN DUWET 3 KEDIRI Prasetyani Putri, Mardiana; Ningsih Dewi Sumaningrum; Khoirunissa Salsa N.P; Laura Dhea Hidayat; Nova Putri Anggraini; Oktarina Dewi Mutiasari; Siti Khoirun Nisa; Yolinda Margracia Y. Kette
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 3 No. 1 (2026): JPKM WISDOM 5, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/wisdom.v3i1.142

Abstract

Oral health is an important indicator of general health, yet the prevalence of dental caries among Indonesian children remains very high. This Community Service Program (CSP) aims to increase students’ awareness and knowledge at SDN Duwet 3 Kediri. Through outreach and education, this intervention is expected to instill healthy dental habits from an early age, thereby preventing future problems. The methods used included interactive lectures, toothbrushing demonstrations, and pre- and post-test-based evaluations. A total of 29 second- and third-grade students participated in this activity. Educational materials included an introduction to oral anatomy, types and functions of teeth, causes of caries, correct toothbrushing techniques, and nutrition for healthy teeth. Pre-test results showed a low level of students’ initial knowledge, with an average score of 48.96. After the intervention, the post-test score increased to 58.96. A paired statistical test showed this increase was significant (p=0.019), proving the effectiveness of the educational program. Furthermore, students showed strong enthusiasm for practicing and were committed to implementing healthy habits daily. These findings conclude that practice-based health education is effective in instilling healthy behaviors in elementary school children. Continuation of similar programs is highly recommended to strengthen the habit of maintaining dental and oral health from an early age.