Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi internal terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Bupati Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang populasi sebanyak 65 pegawai dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis mengunakan metode analisis data Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) melalui bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, gaya kepemimpinan terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Sedangkan, komunikasi internal tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Meskipun motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi internal terhadap kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa komunikasi internal tetap dapat meningkatkan kinerja pegawai secara tidak langsung melalui peningkatan motivasi kerja.
Copyrights © 2026