Dysmenorrhea is menstrual pain that causes discomfort and can interfere with daily activities, leading young women to resort to pain relievers. Pain relievers (pharmacological treatment) only provide temporary pain relief, and excessive use can cause side effects. Non-pharmacological treatments for dysmenorrhea include warm compresses and aromatherapy. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of young women regarding dysmenorrhea and how to handle it with warm compress techniques. The method used in this service starts from the preparation stage, socialization and implementation with the help of power points and leaflets as well as evaluation, carried out on November 5, 2025 to 10 young women, located in Selumit Village, Central Tarakan Beach. Based on the results of community service activities that have been carried out to young women, participants experienced an increase in their knowledge regarding dysmenorrhea and its handling with warm compress techniques. Suggestions that can be conveyed from this service activity are: It is necessary to conduct routine health counseling at the integrated health post for young women. Providing warm compress therapy and aromatherapy is very easy to do and practical so that young women who experience dysmenorrhea can do the technique even during the learning process in class, or anywhere without limiting their activities. Abstrak Dismenore adalah nyeri menstruasi yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga menyebabkan remaja putri mengkonsumsi obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri (pengobatan farmakologis) hanya akan menghilangkan nyeri secara sementara dan penggunaannya yang terlalu sering bisa menimbulkan efek samping. Salah satu pengobatan non farmakologis untuk dismenore adalah pemberian kompres hangat dan aroma terapi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri terkait dismenore dan cara menanganinya dengan teknik kompres hangat. Metode yng digunakan dalam pengabdian ini dimulai dari tahap persiapan, sosialisasi dan pelaksanaan dengan bantuan power point dan leaflet serta evaluasi, dilaksanakan pada 5 November 2025 kepada 10 remaja putri, bertempat di Desa Selumit Pantai Tarakan Tengah. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdiaan kepada masyarakat yang telah dilakukan kepada remaja putri bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuannya terkait dismenore dan penanganannya dengan teknik kompres hangat. Saran yang dapat disampaikan dari kegiatan pengabdian ini adalah: Perlu dilakukan penyuluhan kesehatan rutin di posyandu terhadap remaja. Pemberian terapi kompres hangat dan aroma terapi ini sangat mudah dilakukan dan praktis sehingga remaja putri yang mengalami dismenore dapat melakukan teknik tersebut walaupun saat proses belajar berlangsung dikelas, ataupun dimana saja berada tanpa membatasi aktivitas.
Copyrights © 2025