Masjid merupakan pusat aktivitas sosial dan spiritual masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku, karakter, serta kesadaran lingkungan umat. Namun, hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar masjid di Kota Medan, termasuk Masjid Al Ikhlas (Komplek IDI Kwala Bekala Medan), masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan sampah dan keterbatasan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Kondisi ini menunjukkan perlunya penerapan konsep masjid yang lebih ramah lingkungan dan inklusif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi konsep Smart Mosque melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dan sistem informasi dalam mendukung pengelolaan sampah dan fasilitas inklusif. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi penggunaan sistem, serta diskusi dan tanya jawab dengan pengurus masjid dan jamaah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran mitra terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan pemanfaatan fasilitas masjid yang lebih inklusif berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masjid yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan inklusif secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026