Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyusun sebuah program pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan konsep hidup cerdas naturalis dengan pendekatan literasi alam, serta mengembangkan modul edukatif praktis sebagai panduan bagi pendidik dan orang tua,. Urgensi kegiatan ini didorong oleh rendahnya integrasi literasi alam di satuan PAUD yang baru mencapai 34%, serta minimnya ketersediaan bahan ajar kontekstual yang mendukung kompetensi guru. Metode yang diterapkan adalah pendampingan dan lokakarya menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif melalui enam tahapan sistematis, meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan modul, sosialisasi, implementasi, monitoring, hingga refleksi. Hasil pengabdian menunjukkan tercapainya tiga luaran utama: tersusunnya modul edukatif praktis, meningkatnya kapasitas profesional guru dan pemahaman orang tua, serta adanya perubahan perilaku positif pada anak terkait kesadaran ekologis,. Anak-anak menunjukkan peningkatan rasa ingin tahu, kepekaan sensorik, dan empati terhadap makhluk hidup melalui kegiatan eksplorasi langsung. Pengabdian ini berkontribusi pada perkembangan ilmu pendidikan dengan menawarkan model pendidikan karakter berbasis lingkungan yang mengintegrasikan pengambilan keputusan etis dengan kecerdasan naturalistik. Secara praktis, program ini menjadi model yang dapat direplikasi untuk mendukung pencapaian Target SDGs poin 4.2 dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026