Kesehatan mental telah menjadi isu global yang mendesak sehingga perlu menjadi perhatian, hal ini karena kesehatan mental dapat memicu terjadinya stres kerja karyawan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja pada karyawan kantor PT. Indonesia Daya Bahtera Jakarta Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Populasi penelitian ini adalah karyawan kantor PT. Indonesia Daya Bahtera, sejumlah 50 orang dengan teknik total sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh beban kerja, konflik interpersonal, ketidakjelasan peran dan dukungan sosial terhadap stres kerja pada karyawan kantor PT. Indonesia Daya Bahtera di Jakarta Tahun 2024. Selain itu, ketidakjelasan peran menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap stres kerja pada karyawan kantor PT. Indonesia Daya Bahtera di Jakarta Tahun 2024. Disarankan kepada pihak terkait untuk memperhatikan peran karyawan, karena ketidakjelasan peran menjadi faktor utama yang dapat menimbulkan stres kerja, mempertimbangkan pembagian beban kerja secara proposional kepada karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang sehat untuk meminimalisir konflik antar karyawan dan memberikan dukungan satu sama lain antar karyawan
Copyrights © 2026