Musik indie sebagai wujud kemandirian dan kebebasan berekspresi menjadi alternatif penting dalam perkembangan industri musik Indonesia, termasuk dalam genre hardcore. Band LOA, sebagai representasi semangat independen dari Cirebon, menjadikan pendekatan do-it-yourself (DIY) sebagai fondasi utama dalam proses kreatif mereka. Album kedua mereka yang bertajuk Loyalistensi menjadi simbol perjalanan satu dekade band ini dalam kancah musik hardcore. Dalam rangka mendukung peluncuran album ini, dibutuhkan sebuah cover album yang tidak hanya berfungsi secara visual, tetapi juga mampu merepresentasikan isi, makna, dan identitas musikal LOA. Penelitian ini bertujuan untuk merancang cover album Loyalistensi dengan pendekatan Design Thinking dari IDEO yang meliputi tahapan empathy map, idea, dan confirmation. Melalui wawancara mendalam dan observasi, perancangan dilakukan secara kolaboratif dengan personel band untuk menghasilkan desain yang mencerminkan karakter musik, semangat independensi, serta nilai ikonik yang kuat. Hasil perancangan ini diharapkan dapat mendukung daya tarik album sebagai rilisan fisik dan memperkuat identitas LOA di tengah komunitas musik hardcore. Kata Kunci: Musik Indie, Band Hardcore, Desain Cover Album, Design Thinking Ideo, LOA, Visual Identity
Copyrights © 2026