Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
Vol 8, No 2 (2025): September 2025

Uji Efektivitas Anti Diabetes Ekstrak Etanol Daun Ulam Raja (Cosmos caudatus K.) Pada Tikus Jantan Putih (Galur wistar) Yang Diinduksi Streptozotocin Dan Nicotinamide

Syafitri, Anggun (Unknown)
Rahmah, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Oct 2025

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang ditandai dan diidentifikasi oleh kadar glukosa darah yang tinggi atau dikenal sebagai hiperglikemia. Kondisi ini berkaitan dengan berbagai kelainan dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin akibat kerusakan sel beta pankreas, penurunan sensitivitas insulin, atau kombinasi keduanya. Namun, penggunaan obat sintetis secara terus-menerus juga berisiko menyebabkan berbagai efek samping lainnya, seperti gangguan saluran pencernaan dan hati, edema perifer, sakit kepala, batuk, hiperkalemia, gangguan rasa, apnea tidur, disfungsi ereksi, dan angioedema. Oleh karena itu, alternatif terapi yang lebih aman berdasarkan bahan alami sangat dibutuhkan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antidiabetes adalah daun king ulam (Cosmos cauvdatus K.), yang mengandung senyawa flavonoid seperti quercetin dan kaemferol. Senyawa ini bersifat antioksidan, mampu melindungi sel beta pankreas, dan meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam otot melalui aktivasi jalur AMPK. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ekstrak etanol daun king ulam (Cosmos cauvdatus K) sebagai antidiabetes pada tikus yang diinduksi streptozotocin dan nikotinamida, membandingkan efektivitasnya dengan glibenklamida, dan menganalisis dosis ekstrak etanol daun king ulam yang paling efektif sebagai antidiabetes. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental pada 25 tikus jantan putih (galur Wistar) yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (Na-CMC) 0,5%, kontrol positif (Glibenklamida 0,45 mg/kgBB), EEVDUR dosis 100 mg/kgBB, EEVDUR 200 mg/kgBB, dan EEVDUR 400 mg/kgBB. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa EEVDUR mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan pada tikus dan memiliki efektivitas yang setara dengan glibenklamida. Dosis EEVDUR 400 mg/kgBB menunjukkan efek paling optimal sebagai antidiabetes. Hasil ini mendukung potensi penggunaan daun king ulam sebagai terapi alternatif yang lebih aman dalam pengelolaan diabetes melitus

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

best

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni ...