Peningkatan penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79,5% pada tahun 2024 memberikan peluang bagi remaja untuk mengakses informasi dan mengembangkan potensi diri. Namun, remaja di Desa Gandasari belum memperoleh pendampingan yang memadai dari lingkungan keluarga, sekolah, maupun pemerintah desa dalam mengarahkan pemanfaatan waktu luang secara produktif. Kondisi ini menyebabkan sebagian remaja cenderung menghabiskan waktu pada aktivitas yang kurang bernilai edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model pendampingan berbasis kreativitas dan STEM untuk mengoptimalkan pemanfaatan waktu luang remaja. Mitra kegiatan adalah 117 remaja Desa Gandasari yang terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian program. Metode pelaksanaan meliputi seminar tentang perkembangan remaja dan tantangannya, serta pelatihan dan pendampingan kegiatan produktif berupa pelatihan alat musik, pembelajaran STEM melalui pembuatan mobil bertenaga angin, pelatihan desain menggunakan aplikasi Canva, tarian tradisional, dan futsal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 78,87% peserta merasakan manfaat signifikan, ditandai dengan peningkatan keterampilan baru, kemampuan mempresentasikan karya, serta terbentuknya jejaring sosial yang positif. Dengan demikian, model pendampingan yang diterapkan efektif dalam mengarahkan remaja pada aktivitas yang lebih produktif dan konstruktif selama waktu luang.
Copyrights © 2026