PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026

ANALISIS PERAN KERAJINAN BESEK SEBAGAI WARISAN BUDAYA LOKAL DESA BENER PURWOREJO

Arindi, Umi (Unknown)
Sriwijaya, Latifah (Unknown)
Sari, Wulan Purnama (Unknown)
Islamiya, Tamara Nur (Unknown)
Rifki, Muhammad (Unknown)
Anisah, Dian Zahroh (Unknown)
Maulana, Irvan (Unknown)
Fikri, Ahmad Labibul (Unknown)
Assaqof, Achmad Naufal (Unknown)
Fadhilaturrohmah, Ika Nur (Unknown)
Paranpara, Mahrestaksa Al-Fath (Unknown)
Nur'afifah, Laila (Unknown)
Al Razin, Ramdhan Labib (Unknown)
Aulia, Ikmala Najwa (Unknown)
Al Fajar, Lukman Riadh (Unknown)
Alawiyah, Luluk (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2026

Abstract

Kerajinan besek, yang dianggap sebagai warisan budaya takbenda di Desa Bener, saat ini dihadapkan dengan ancaman kerusakan yang segera terjadi yang berasal dari tekanan ekonomi, persaingan dengan produk kontemporer, dan kekurangan dalam regenerasi keterampilan. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya besek sebagai pilar identitas, (2) meremajakan transmisi keahlian antar generasi, dan (3) merumuskan strategi ekonomi inovatif yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutannya. Metodologi untuk implementasi mencakup pendampingan partisipatif, yang melibatkan diskusi kelompok fokus (FGD), pelatihan dalam dokumentasi pengetahuan lokal, dan lokakarya yang berpusat pada inovasi produk yang berasal dari kearifan lokal, melibatkan pengrajin senior, demografis yang lebih muda, dan pemimpin masyarakat. Hasil layanan menunjukkan bahwa besek beroperasi sebagai mekanisme pelestarian aktif yang kohesif. Ditemukan bahwa besek berfungsi sebagai penanda identitas kolektif “Wong Bener,” yang merupakan bagian integral dari ritual pribumi. Proses pemberian nilai-nilai seperti ketekunan dan kesabaran terus terjadi secara informal; Namun, mereka memerlukan kerangka pendidikan yang lebih terorganisir. Secara ekonomi, kerajinan ini memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terlepas dari keterbatasan yang dikenakan oleh akses pasar dan ketersediaan bahan baku. Disimpulkan bahwa keberlanjutan masa depan bergantung pada interaksi sinergis dari ketiga dimensi. Akibatnya, direkomendasikan agar program pendampingan yang integratif dan berkelanjutan dibentuk, menggabungkan pendidikan budaya, pelatihan kewirausahaan, dan benteng lembaga kelompok pengrajin.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JP

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Pekat PKM: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, so called as Jurnal Pekat, is a peer-reviewed journal to publish/disseminate scientific works and innovations in the form of scientific articles. This journal concerned with the practice and processes of community engagement. This journal accepts ...