Dalam rangka pengurangan risiko dan dampak bencana, maka pendidikan kebencanaan sebagai fondasi pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana sangat penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode PURINA dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan anak usia dini terhadap bencana gempa bumi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental pre-posttest dengan sampel purposive dari anak TK di Sumedang, dibagi kelompok kontrol (ceramah dan simulasi) dan intervensi (PURINA). Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, univariat, dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan di kedua kelompok (p<0.001), namun tidak ada perbedaan signifikan antarkelompok (p=0.778) dikarenakan kedua kelompok diberikan intervensi yang tidak jauh berbeda. Namun, inervensi yang diberikan pada kelompok intervensi lebih variatif sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak. Dengan demikian, metode PURINA efektif, namun aspek simulasi perlu menjadi komponen utama. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum mitigasi bencana di sekolah dan riset keperawatan.
Copyrights © 2026