Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi periode Abbasiyah dalam membentuk sastra Arab klasik, serta mengidentifikasi bagaimana literasi dan pendidikan yang didukung oleh elite Abbasiyah mendorong lahirnya karya sastra yang kompleks dan bernuansa. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder mengenai struktur, tema, serta peran lembaga pendidikan dalam pengembangan sastra. Hasil menunjukkan bahwa institusi seperti Bait al-Hikmah tidak hanya memperluas wawasan sastrawan Arab melalui penerjemahan literatur Yunani dan Persia, tetapi juga menciptakan lingkungan intelektual yang memacu inovasi. Temuan ini menyoroti bahwa perpaduan antara literasi tinggi, dukungan pemerintah, dan keterbukaan budaya pada periode Abbasiyah menciptakan fondasi bagi kemajuan sastra Arab. Implikasi dari studi ini menunjukkan pentingnya literasi dan pendidikan dalam menciptakan tradisi sastra yang inklusif dan progresif. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan mengenai pentingnya konteks sosial dan pendidikan dalam membentuk sastra sebagai cerminan zaman.
Copyrights © 2025