Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh innovative work behavior dan job crafting terhadap workforce agility dengan psychological empowerment sebagai variabel moderasi pada PT. Pelindo Regional II Sunda Kelapa. Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modelling (SEM) pada 101 responden, hasil penelitian menunjukkan bahwa innovative work behavior dan psychological empowerment berpengaruh positif dan signifikan terhadap workforce agility. Namun, job crafting tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap ketangkasan tenaga kerja. Temuan unik menunjukkan bahwa psychological empowerment memoderasi hubungan perilaku inovatif secara negatif, yang mengindikasikan bahwa pemberdayaan yang tidak selaras dengan arah organisasi dapat melemahkan adaptabilitas kolektif. Sebaliknya, peran moderasi pada hubungan job crafting terhadap workforce agility tidak ditemukan secara signifikan. Perusahaan disarankan untuk memperkuat dukungan psikologis dan budaya inovasi yang terintegrasi dengan tujuan strategis organisasi guna meningkatkan fleksibilitas karyawan di lingkungan kerja yang dinamis.
Copyrights © 2026