Rendahnya kemampuan siswa untuk melakukan penyelesaian masalah matematika mengenai Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) disebabkan ketidakpahaman terhadap materi prasyarat yang mendasari konsep PLSV. Mengatasi hal tersebut peneliti menerapkan model PjBL guna meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematis yang merujuk pada teori Sumarmo. Tujuannya guna mengetahui perbandingan antara pengaruh model PjBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis materi PLSV di kelas VIII SMP Darul Muta’allimin. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis quasi experimen serta desain post-test only control group diterapkan pada kajian ini. Populasi dalam kajian mencakup keseluruhan siswa kelas VIII di SMP Darul Muta’allimin dengan dua kelas sebagai sampel: kelas VIII-A kelompok kontrol dan kelas VIII-B kelompok eksperimen dipilih melalui teknik Simple Random Sampling. Data dilaksanakan dengan tes serta hasilnya dianalisis memakai uji Independent Samples t-test yang sebelumnya telah uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji homogenitas melalui Variance Homogeneity Test. Pada uji Independent Samples t-test,hasil analisis data didapat nilai sig = 0,000 < 0,05. Perihal ini menampilkan bahwasanya model PjBL memengaruhi secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi PLSV di kelas VIII SMP Darul Muta’allimin. Sehingga, mampu ditarik Kesimpulan bahwasanya penerapan model PjBL efektif dalam memberikan peningkatan terhadap keterampilan pemecahan masalah matematis siswa. Peneliti menyarankan agar model ini dikembangkan dan diimplikasikan dalam pembelajaran matematika lainnya guna alternatif memberikan peningkatan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Copyrights © 2026