Keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar karena berperan dalam pengembangan koordinasi, kelincahan, dan kontrol gerak siswa. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat monoton dan berpusat pada guru sering menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa. Permainan Harta Karun relevan diterapkan karena memadukan aktivitas eksploratif, kompetitif, dan gerak lokomotor yang mendukung pengembangan dribbling dan motorik kasar secara menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar pada siswa kelas V SDK Tanalodu Bajawa setelah implementasi permainan Harta Karun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 20 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan rubrik penilaian skala 1–4 dengan skor maksimal 20, dan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan dribbling memperoleh nilai rata-rata 14,6 dengan distribusi kategori sangat baik 30%, baik 45%, cukup 20%, dan kurang 5%. Sementara itu, kemampuan motorik kasar memperoleh nilai rata-rata 15,2 dengan distribusi kategori sangat baik 35%, baik 40%, cukup 20%, dan kurang 5%. Secara umum, capaian siswa didominasi kategori baik dan sangat baik pada kedua aspek. Berdasarkan temuan tersebut, implementasi permainan Harta Karun tergambarkan menunjukkan capaian positif pada keterampilan dribbling dan motorik kasar siswa serta berimplikasi bahwa permainan ini dapat menjadi alternatif pembelajaran PJOK yang aktif dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026