Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Beasiswa Ayasofya sebagai program pembangunan berkelanjutan bagi mahasiswa dalam kerangka manajemen pendidikan Islam. Penelitian ini penting karena meningkatnya kebutuhan akan program pengembangan pemuda yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademis tetapi juga memperkuat karakter, spiritualitas, dan kompetensi sosial. Evaluasi menggunakan Model Keterikatan (Countenance Stake Model), yang meneliti keselarasan antara tujuan program, implementasi, dan hasil melalui tiga komponen utama: anteseden, transaksi, dan hasil. Pendekatan kualitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan analisis laporan program. Temuan menunjukkan bahwa program ini didukung oleh perencanaan yang kuat, pendanaan independen yang stabil, kemitraan universitas jangka panjang, dan tujuan pengembangan yang terstruktur dengan jelas. Proses implementasinya komprehensif, mengintegrasikan pendampingan, pembinaan, pengembangan spiritual, penguatan akademis, dan evaluasi karakter. Hasil menunjukkan bahwa program ini memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan disiplin, integritas, dan kesadaran spiritual peserta, serta kontribusi sosial yang bermakna melalui berbagai kegiatan pengembangan masyarakat dan pengabdian masyarakat. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa Program Beasiswa Ayasofya merupakan model yang efektif, berkelanjutan, dan relevan bagi lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen untuk memperkuat pembentukan karakter dan perkembangan spiritual di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2025