Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar, khususnya dalam memahami ide pokok dan ide pendukung bacaan, masih perlu ditingkatkan melalui penggunaan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan siswa kurang termotivasi dan mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas media pembelajaran SIBACA (Slide Interaktif Baca Anak) bermuatan folklor Bali dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, serta diuji kepraktisannya melalui respons guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SIBACA memperoleh skor rata-rata validitas ahli materi sebesar 4,90 dan validitas ahli media sebesar 4,92 dengan kategori sangat valid. Respons guru menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 97%, sedangkan respons siswa mencapai 98% dengan kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata literasi membaca siswa dari 45,00 pada pretes menjadi 75,34 pada postes, serta hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran SIBACA bermuatan folklor Bali layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026