Perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan Indonesia masih menjadi permasalahan serius dengan dampak jangka panjang terhadap kondisi psikologis dan perkembangan siswa. Data PISA 2018 menunjukkan bahwa 41% siswa di Indonesia pernah mengalami bullying, angka yang berada di atas rata-rata negara OECD. Selain itu, laporan FSGI dan UNICEF juga menunjukkan peningkatan kasus perundungan yang sebagian besar dilakukan oleh teman sebaya. Di Kota Bandar Lampung, kasus bullying fisik terhadap anak turut mengalami peningkatan, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Portal Edukasi Online Terintegrasi sebagai media pembelajaran digital guna membangun kesadaran anti-bullying di kalangan pelajar SMP di Kota Bandar Lampung. Portal ini menggunakan metode R&D dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang mudah diakses, informatif, dan interaktif dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying serta langkah-langkah pencegahannya. Dengan adanya portal ini, diharapkan kesadaran dan pengetahuan siswa terhadap bullying dapat meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.
Copyrights © 2026