Latar belakang: Malnutrisi pada anak dari ibu remaja masih menjadi tantangan kesehatan global karena melibatkan interaksi faktor biologis, sosial, perilaku, dan lingkungan. Kondisi fisik ibu remaja yang belum matang serta keterbatasan akses terhadap gizi dan layanan kesehatan berkontribusi terhadap gangguan pertumbuhan anak. Tujuan: Kajian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi kejadian malnutrisi pada anak dari ibu remaja. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan literatur menggunakan kerangka Arksey dan O’Malley. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed dan Science Direct dengan kombinasi kata kunci berbasis MeSH. Dari 5.290 artikel yang disaring, sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi (2020–2025) dan dianalisis secara naratif. Hasil: Faktor biologis seperti anemia dan tinggi badan pendek ibu, disertai kemiskinan, pendidikan rendah, perilaku pemberian makan yang tidak optimal, serta kekerasan pasangan intim, terbukti meningkatkan risiko stunting dan berat badan lahir rendah. Faktor-faktor tersebut saling memperkuat dalam menciptakan kerentanan gizi anak. Simpulan: Malnutrisi anak dari ibu remaja merupakan hasil interaksi multidimensi yang memerlukan intervensi lintas sektor dengan pendekatan gizi, kesehatan reproduksi, pendidikan, dan perlindungan sosial secara terpadu.
Copyrights © 2025