Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filsafat ilmu yang meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi serta urgensinya dalam kajian Islam. Filsafat ilmu memiliki peran strategis dalam membangun kerangka konseptual yang mendasari pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam konteks keilmuan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah yang relevan dengan filsafat ilmu dan studi Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui pendekatan deskriptif-analitis dan filosofis-kritis untuk menelaah konsep, asumsi, serta implikasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam kajian keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi Islam berakar pada prinsip tauhid yang menegaskan Allah sebagai sumber utama realitas dan eksistensi, sehingga membentuk pandangan holistik terhadap manusia, alam, dan kehidupan. Epistemologi Islam bersifat integratif dengan menggabungkan wahyu, akal, dan pengalaman empiris sebagai sumber pengetahuan yang sahih. Sementara itu, aksiologi Islam menekankan bahwa ilmu pengetahuan harus diarahkan pada kemaslahatan umat manusia dan dilandasi oleh nilai-nilai etika serta tanggung jawab moral. Integrasi ketiga aspek filsafat ilmu tersebut memperkaya kajian Islam secara teoretis dan praktis, serta memperkuat dialog antara Islam dan sains modern. Dengan demikian, kajian filsafat ilmu memiliki urgensi tinggi dalam pengembangan keilmuan Islam yang kritis, komprehensif, dan bernilai.
Copyrights © 2025