Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di PPWNI Klang, Selangor, Malaysia, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah. Program ini melibatkan 16 peserta dan menggunakan desain evaluasi pre-test serta post-test untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dari rata-rata nilai pre-test sebesar 32,5% menjadi 92,5% pada post-test, dengan skor N-gain 0,89 yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa metode pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama siswa, sejalan dengan pendekatan experiential learning (Lestari & Hartini, 2022; Putri & Yuliana, 2024). Selain meningkatkan kemampuan kognitif, pelatihan ini juga berkontribusi dalam membangun budaya keselamatan dan tanggap darurat di sekolah. Oleh karena itu, pelatihan P3K disarankan menjadi program berkelanjutan yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah dasar, dengan dukungan sarana kesehatan dasar. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan keterampilan dan efektivitas program dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026