Penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi tokoh utama dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo melalui perspektif feminisme eksistensialis. Kajian ini berfokus pada bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh utama serta strategi perlawanan yang dilakukan untuk menegaskan eksistensinya sebagai subjek. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir dan teori ketidakadilan gender Mansour Fakih. Data berupa kutipan naratif dan dialog dalam novel yang mengandung representasi marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, serta tindakan resistensi tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pembacaan kritis, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakadilan gender dengan dominasi kekerasan, serta bentuk perlawanan yang mencakup penolakan budaya patriarki, pengembangan intelektual, sikap pantang menyerah, keberanian, dan kemandirian melalui kerja. Temuan ini menegaskan bahwa tokoh Magi Diela tidak hanya direpresentasikan sebagai korban budaya patriarki, tetapi sebagai agen yang secara aktif membangun eksistensi diri melalui kesadaran, tindakan, dan pilihan hidup yang otonom. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan kajian sastra feminis eksistensialis serta memperluas pemahaman mengenai representasi perjuangan perempuan dalam konteks budaya patriarki.
Copyrights © 2026