Sosial (IPAS) berbasis outdoor learning dalam meningkatkan keterlibatan dan pengalaman belajar siswa kelas VI di SD Negeri 2 Mengesta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode outdoor learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Siswa lebih aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan mengeksplorasi lingkungan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Selain itu, pengalaman belajar siswa menjadi lebih bermakna karena mereka dapat melihat langsung fenomena yang dipelajari di kelas. Pembelajaran berbasis pengalaman ini juga berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Studi ini merekomendasikan penerapan outdoor learning sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Copyrights © 2025