Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Experiential Learning dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta dampaknya terhadap pemahaman konsep dan keterampilan sosial siswa kelas VI SD Negeri 2 Penebel. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh data yang mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Experiential Learning mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa secara signifikan. Siswa yang terlibat langsung dalam pengalaman belajar menunjukkan peningkatan dalam menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata, yang tercermin dari hasil tes formatif. Selain itu, metode ini juga berdampak positif terhadap keterampilan sosial siswa, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, dan empati. Siswa lebih aktif dalam berdiskusi, menghargai pendapat teman, serta berpartisipasi dalam kerja kelompok secara lebih efektif. Temuan ini menguatkan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan aspek kognitif dan sosial peserta didik. Oleh karena itu, metode Experiential Learning dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diadaptasi dalam berbagai mata pelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan bermakna.
Copyrights © 2025