Penelitian ini mengkaji efektivitas model Integrated Learning berbasis masalah dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas 6 SD Negeri 4 Tista. Menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan dua siklus, penelitian ini melibatkan 25 siswa selama empat minggu. Instrumen penelitian mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta angket guna mengetahui respons mereka terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat secara substansial, dengan 87% siswa memberikan respons positif terhadap metode ini. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Integrated Learning berbasis masalah tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga mendorong kemandirian belajar siswa secara lebih optimal. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Copyrights © 2025