Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran inquiry berbasis masalah guna meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 4 SD Negeri 1 Lokapaksa secara signifikan. Metode penelitian tindakan kelas (PTK) digunakan dengan dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 72,75% pada pre-test menjadi 85,50% pada post-test setelah siklus kedua, dan tingkat ketuntasan belajar mencapai 95%. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran meningkat sebesar 30%, sementara respons positif terhadap metode pembelajaran ini mengalami kenaikan sebesar 35%. Temuan ini menegaskan bahwa model inquiry berbasis masalah tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar guna mendukung pencapaian kualitas pendidikan sains yang lebih baik dan berkelanjutan
Copyrights © 2025