Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang integrasi media interaktif lokal berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dapat digunakan secara efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan kepada siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah hasil penelitian terdahulu yang relevan dan mendukung urgensi inovasi media pembelajaran berbasis kearifan lokal dan model PBL untuk membentuk karakter toleransi, kerja sama, dan cinta tanah air. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif lokal yang dikembangkan dalam konteks PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat nilai-nilai kebhinekaan, serta membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya Indonesia. Media interaktif lokal yang dikembangkan dalam kerangka PBL tidak hanya mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, tetapi juga efektif dalam membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya. Dalam pembelajaran berbasis masalah, siswa dihadapkan pada situasi nyata atau simulasi yang berkaitan langsung dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, seperti sikap toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan. Ketika media yang digunakan mengangkat budaya lokal seperti permainan tradisional, cerita rakyat, atau seni lokal maka pengalaman belajar menjadi lebih bermakna dan mudah diinternalisasi oleh siswa.
Copyrights © 2025