Rendahnya daya kreatif siswa sekolah dasar menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pembelajaran konvensional sehingga peningkatan hasil belajar siswa tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas implementasi pembelajaran menggunakan media puzzle berbasis teknologi dalam meningkatkan hasil belajar dan daya kreatif siswa sekolah dasar. Metode pembelajaran puzzle dipilih karena mampu merangsang kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta imajinasi siswa secara aktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest. Data kreatifitas siswa diukur menggunakan tes kreatifitas yang telah diuji validasi dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan mean untuk melihat perbedaan signifikan antara hasil pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kreatif siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan media puzzle. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran puzzle dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan daya kreatif siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, disarankan agar guru mengintegrasikan metode pembelajaran ini dalam proses belajar mengajar guna mendukung pengembangan kreatifitas dan potensi siswa secara optimal.
Copyrights © 2026