Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam pendidikan dasar. Penerapan Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam pengembangan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 12 Batang Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan untuk menganalisis kesulitan belajar membaca dan menulis siswa kelas III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen terkait pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan siswa. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode yang beragam, seperti metode Struktural Analitik Sintetik (SAS), metode suku kata, metode kata, dan metode kalimat. Kesulitan membaca, terutama dalam mengingat dan mengenali huruf secara konsisten. Meskipun mereka sudah diperkenalkan dengan huruf-huruf, daya ingat yang lemah menyebabkan mereka cepat lupa. Kesulitan dalam menulis dengan rapi, tidak mampu mengatur tekanan tangan, serta belum mengenal dan menguasai bentuk huruf dengan baik. Kemampuan membaca siswa saat ini tergolong cukup, dengan nilai rata‑rata sebesar 62,2. Untuk kemampuan menulis siswa berada pada kategori cukup, dengan nilai rata‑rata 60. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar adalah kemampuan kognitif, gaya belajar, dan motivasi siswa memainkan peran penting dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026